Setelah sempat kembali mengudara pada tanggal 10 Mei 2020, Lion Air Group kembali menghentikan penerbangan untuk sementara mulai tangal 27 Mei 2020 s/d 31 Mei 2020 (terhitung 5 hari). 3 maskapai yang tergabung dari Lion Air Group, seperti Lion Air (JT), Wings Air (IW) dan Batik Air (ID) secara resmi tidak akan mengudara selama penghentian sementara ini.
Lion Air Group berkesimpulan bahwa para calon penumpang masih membutuhkan sosialisasi yang lebih insentif agar lebih mengetahui dan memahami secara jelas terkait dengan ketentuan-ketentuan dan persyaratan yang dibutuhkan untuk rencana bepergian menggunakan pesawat udara.
Adapun keputusan ini ditetapkan karena Lion Air Group merasa harus menjaga serta memastikan kondisi kesehatan fisik dan jiwa para karyawan berada dalam keadaan baik, karena sejak kembali mengudara pada tanggal 10 Mei 2020, Calon penumpang belum sepenuhnya mengetahui dan memahami bagaimana dokumen-dokumen perjalanan dipenuhi dan di mana calon penumpang mendapatkannya.
Lion Air Group berkesimpulan berdasarkan kondisi di atas, bahwa masih dibutuhkan waktu agar para calon penumpang lebih mengetahui dan melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan untuk melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat udara. Sehingga, Lion Air Group memutuskan untuk melakukan sosialisasi yang lebih intensif melalui website dan kantor-kantor cabang serta menghentikan sementara operasional penerbangan selama 5 (lima) hari, yaitu mulai 27 Mei sampai dengan 31 Mei 2020.
Lalu bagaimana dengan para customer yang telah membeli tiket? Lion Air Group memfasilitasi kepada calon penumpang yang sudah memiliki atau membeli tiket (issued ticket). Traveler dapat melakukan proses pengembalian dana tanpa potongan (full refund) atau perubahan jadwal keberangkatan tanpa tambahan biaya (reschedule) melalui kantor pusat dan cabang (ticketing town office) Lion Air Group di seluruh kota di Indonesia, layanan kontak pelanggan (call center) 021-6379 8000 dan 0804-177-8899.
Apapun keputusan yang telah ditetapkan oleh Lion Air Group, biarlah kita dukung. Sebab itu berguna agar penyebaran virus corona tidak meningkat. Setelaj virus corona berakhir, kita bisa terbang tinggi lagi bersama Lion Air Group.
Saat mengucapkan Selamat Hari Buka Nasional 2020, Presiden Joko Widodo berpesan “Menjalani hari-hari di tengah pandemi Covid-19 ini kita semua hidup dalam keterbatasan. Kegiatan terbatas, pertemuan terbatas, bahkan ruang gerak terbatas.”
Menurut Presiden Joko Widodo, saat masa pandemi corona ini, masyarakat memiliki banyak waktu luang untuk membaca buku. Lewat membaca buku, kita bisa mendapati beragam inspirasi yang bermanfaat untuk hidup kita.
“Saat-saat seperti inilah kita lebih punya waktu untuk membaca buku, baik buku fisik maupun buku digital,” ucap Jokowi. “Buku apa saja yang Anda baca selama masa pandemi ini?” imbuh Jokowi.
Salah satu buku yang bisa kalian baca adalah buku mengenai traveling. Untuk itu, Vacation Indonesia akan memberikan rekomendasi buku-buka tentang traveling yang kalian baca untuk menambah wawasan dan inspirasi liburan kalian.
1. EAT PRAY LOVE
Dalam buku Eat, Pray, Love, Elizabeth Gilbert menceritakan perjalanannya ke beberapa negara di dunia, seperti Italia, India, dan Indonesia. Di awal perjalanannya, Elizabeth menceritakan bagaimana keterampilannya dalam bepergian. Bahwa ia tidak pandai dalam hal berbaur dengan baik di banyak tempat dan melakukan penelitian mengenai destinasi yang ingin dikunjungi serta tidak memiliki adaptasi yang baik terhadap makanan karena ia memiliki masalah pencernaan. Namun, dibalik kekurangannya itu, ia memiliki satu kelibihan, yakni ia bisa berteman dengan siapa pun. Secara keseluruhan, buku ini menceritakan seorang wanita yang terus bergerak jauh walau memiliki ketidakmampuan dalam bepergian, namun ia terus berupaya untuk berani melakukannya.
2. FAMILY BACKPACKING SEOUL
Untuk kalian yang suka hal-hal yang bertema tentang Korea, kalian bisa membaca buku Family Backpacking Seoul ini. Dalam buku ini, penulis meberikan banyak tips bagi kalian yang ingin berkunjung ke Korea, khususnya kota Seoul. Terdapat banyak informasi yang kalian butuhkan, mulai dari transportasi, akomodasi sampai kepada tempat-tempat yang harus kalian kunjungi.
3. THE NAKED TRAVELER
Buku ini ditulis oleh Trinity, seorang traveler independen asal Indonesia yang telah menulis 14 buka mengenai traveling. Dalam buku ini, Trinity menuliskan perjalanannya ke berbagai tempat di Indonesia yang belum di explorasi dan tentunya masih indah dan asri. Selain itu dalam buku ini, Trinity juga memberikan tips-tips untuk melakukan perjalanan, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri.
Buku ini sendiri telah diangkat ke layar lebar dengan judul Trinity The Naked Traveler yang diperankan oleh aktris Indonesia Maudy Ayunda.
4. EXPLORE INDONESIA!
Bagi kalian yang selama ini tergila-gila untuk liburan ke luar negeri, mungkin buku ini bisa menyadarkan kalian bahwa Indonesia sangat kaya akan tempat wisata menarik yang tidak habis untuk dikunjungi. Buku Explore Indonesia ini akan memberitahukan kepada kalian tempat-tempat wisata menarik di Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke. Lengkap dengan segala jenis wisata, baik wisata alam, budaya, bahkan juga kuliner dijelaskan secara lengkap. Bukan hanya itu, panduan untuk menuju setiap tempat wisatanya juga dijelaskan secara rinci.
5. 101 TRAVEL TIPS & STORIES
Buku 101 Travel Tips & Stories ini akan memberitahukan kepada kalian tips-tips traveling di berbagai daerah di seluruh penjuru tanah air, mulai dari Medan, Padang, Belitung, Palembang, Solo, Magelang, Malang, Bawean, Samarinda, Kendari, Lombok, hingga Buton.
Itulah beberapa rekomendasi buku yang bisa kalian baca selama masa pandemi ini. Selain memberikan wawasan baru, dengan membaca buku juga dapat mengurangi stress di masa pandemi ini.
Rekomendasi Buku Traveling Terbaik untuk Inspirasi Liburan
Vacation Travel & Tour
Mei 25, 2020

Virus Corona - Covid 19 sudah mewabah sejak akhir tahun 2019 yang pada awalnya dimulai dari Wuhan dan saat ini sudah menginfeksi seluruh dunia. Bahkan saat ini belum terlihat tanda-tanda akan mereda. Hingga kini (per 24 Mei 2020), Virus Corona telah menginfeksi 5.400.608, dan 344.760 orang diantaranya meninggal dunia.
Akibat penyebarannya yang cepat, banyak negara di dunia yang menutup akses wilayah perbatasan dan melakukan karantina wilayah untuk mencegah penularan (update: beberapa negara mulai melakukan pelonggaran pembatasan wilayah).
Belum ada yang tahu kapan Virus Corona akan berakhir, namun beberapa kaum intelektual sudah mulai membuat analisis terkait seperti bagaimana keadaan dunia nantinya setelah pandemi corona berakhir.
Keadaan Dunia Setelah Pandemi Corona Berakhir?
Analisis mengenai bagaimana keadaan dunia nantinya setelah pandemi corona berakhir terbagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama memprediksi bahwa dunia akan lebih baik setelah pandemi corona berakhir. Mereka meyakini bahwa setelah pendemi corona berakhir, manusia akan mampu melihat suatu perkara lebih jernih lagi. Bahkan lewat pandemi corona ini, mereka meyakini bahwa manusia akan lebih memperhatikan lagu hubungan dirinya dengan alam dan sesama manusia. Pola perubahan relasi ini akan membawa dunia menjadi lebih baik.
Kelompok kedua memprediksi bahwa dunia akan lebih buruk setelah pandemi corona berakhir. Mereka meyakini bahwa setelah pandemi corona ini berakhir, manusia akan seperti kesetanan untuk memulihkan perekonomian mereka yang terpuruk akibat corona. Mereka akan menggunakan segala cara, bekerja lebih keras, lebih kompetitif bahkan bisa merusak alam lebih hebat lagi. Pola kapitalisme tidak berubah.
Bagaimana Nasib Dunia Pariwisata?
Selain analisis terkait seperti bagaimana keadaan dunia nantinya setelah pandemi corona berakhir, analisis akan dunia pariwisata juga dibuat. Berikut prediksi dunia pariwisata (khususnya pariwisata Indonesia) setelah pandemi corona berakhir.
- Serba ramah lingkungan
- Tarif pesawat dan hotel lebih terjangkau
- Hotel lebih diminati dibandingkan hunian sewa
- Kapal pesiar sepi peminat
Tetntu perubahan yang akan paling terlihat akibat corona ini adalah perihal kebersihan. Virus Corona (Covid 19) telah menyadarkan manusia untuk menjadikan kebersihan sebagai hal yang utama. Orang-orang akan lebih peduli akan kebersihan diri sendiri juga lingkungan sekitar.
Bagaimana Keadaan Dunia Setelah Pandemi Corona Berakhir? Akan Lebih Baik atau Lebih Buruk?
Vacation Travel & Tour
Mei 25, 2020
